Sejarah Persebaya, Hore Ayo Bertanding!

John Edgar Sepak bola mulai dikenal di Surabaya saat John Edgar mendirikan Victoria, klub sepak bola pertama di Hindia Belanda (baca: Indonesia). Masalah lain muncul, karena Victoria adalah satu-satunya klub sepakbola di Surabaya, sehingga pertandingan hanya digelar diantara para pemainnya itupun tak pernah full team 11 lawan 11. Mayoritas anggotanya adalah pelajar dan rekan sejawat…

Memahami Sepak Bola dari SIVB

Hari ini 90 tahun yang lalu, sekelompok anak muda yang sebagian besar tergabung dalam Indische Studieclub sepakat membentuk SIVB, bond (baca: klub) sepakbola yang di kemudian hari melebur ke dalam Soerabaiasche Voetbal Bond (SVB) atau Persebaya. Dalam perjalanannya, bond lokal ini punya peran penting dalam perkembangan sepakbola di Surabaya bahkan bersama bond-bond dari kota lain,…

SIVB Untold Stories (5): Dari Persibaja Menuju Persebaja

Berdasarkan penulusuran yang telah kami (tim bajulijo.net) lakukan, saat ini kami mengambil kesimpulan bahwa anggapan bahwa SIVB adalah Persebaya merupakan anggapan yang kurang tepat. Sebetulnya SVB-lah yang lebih pas disebut sebagai cikal bakal Persebaya. Mengapa demikian? Faktanya SIVB lah (baca: PORIS/Persibaja) yang menggabungkan diri ke dalam kompetisi yang dikelola SVB (baca: PSS) pada tahun 1947.…

SIVB Untold Stories (4): Persebaya Bukan (Hanya) SIVB

Pasca proklamasi kemerdekaan tahun 1945, Indonesia tidak langsung dapat menikmati kemerdekaan dengan mudah. Pasca kekalahan Jepang, Belanda kembali ke Indonesia dengan maksud ingin menguasai “mantan” daerah koloninya. Tarik ulur kekuasaan di antaranya terjadi melalui berbagai peristiwa, dari perundingan-perundingan damai hingga konfrontasi berdarah. Sempat berkuasa sebentar, Belanda melakukan beberapa aksi nyata termasuk urusan sikulit bundar. ISNIS…

SIVB Untold Stories (3): Perubahan SIVB Menjadi Persibaja

Pada tulisan kami sebelumnya, jika pembaca teliti seharusnya tergelitik dengan sebuah data yang kami tampilkan. Tahun 1940, SIVB dan SVB melakukan pertandingan persahabatan seperti tahun-tahun sebelumnya, bedanya kali ini pertandingan digelar untuk merayakan ulang tahun Putri Beatrix. Teka-tekinya adalah, pada cuplikan koran Soerabaiasche Handelsblad 29 Januari 1940, tidak disebutkan nama SIVB lagi, melainkan Persibaja. Bukankah…

SIVB Untold Stories (2): Pasang Surut Hubungan Dua Bond (SIVB & SVB) Surabaya

Seperti kita tahu, PSSI didirikan tak lama setelah SIVB berdiri. Dalam pandangannya, PSSI secara terang-terangan menolak bekerja sama (melawan) dengan NIVB. Bisa dimaklumi, mengingat pendirian PSSI diawali oleh sikap diskriminasi NIVB yang melarang bond-bond anggotanya bertanding pada turnamen yang diadakan oleh PSM Yogyakarta. Alih-alih hanya melarang, NIVB bahkan menghina PSM Yogyakarta melalui surat resminya.[1] Bagaimana…

SIVB Untold Stories (1): Mereka Di Balik Layar SIVB

Jauh sebelum SIVB berdiri, orang-orang Belanda di Surabaya sudah mengawali inisiatif mendirikan bond sepak bola (SVB) sekitar tahun 1910-an. Anggotanya Tiong Hoa, Annasher, THOR, AJAX, HBS, dan lain-lain. Setiap tahun, selain melaksanakan kompetisi internalnya, SVB bersama dengan bond-bond Belanda dari kota-kota lain yang tergabung dalam NIVB (semacam PSSI) melakukan pertandingan satu sama lain dalam sebuah…

Cina Peranakan dalam Aksi Boikot 1932

Black Monday Sepak bola Surabaya identik dengan perjuangan, itulah anggapan umum yang selama ini diamini oleh fans sepak bola kota pahlawan. Pertanyaannya adalah, bagaimana perjuangan itu dilaksanakan dan apa yang membedakan dengan kota-kota lain? Artikel kali ini, kami akan membahas sebuah momen yang dapat memperkuat anggapan tersebut. Sekaligus membedakan definisi perjuangan lewat sepak bola ala…

Season Review Stedenwedstrijden 1933 – Big Match

Dua tim kuat Stedenwedstrijden 1933 siap bertanding, persaingan pada babak empat besar di Bandoeng semakin mengerucut pada dua tim, Batavia dan Soerabaia. Sebelumnya Soerabaia sukses menghajar Tegal dengan skor mencolok 6-1. Sedangkan Batavia berhasil mempermalukan tuan rumah Bandoeng dengan skor 5-1, dengan hasil tersebut Batavia sukses membalas kekalahan dari Bandoeng lima bulan sebelumnya (pada babak kualifikasi…

Season Review Stedenwedstrijden 1933 – Laga Mudah Melawan Tegal

Babak empat besar di Bandung, benar-benar menyita perhatian. Fase ini diikuti oleh bond tuan rumah (Bandoeng) yang menjadi juara grup pada babak kualifikasi Jawa Barat diikuti Batavia. Sementara itu, Tegal mampu menyingkirkan bond-bond mapan asal Jawa Tengah lainnya seperti Semarang dan Jogja. Terakhir Soerabaia, seperti biasa, kembali menunjukkan dominasinya di Jawa Timur. Pada 30 April 1933, pertandingan pertama babak 4…