Cina Peranakan dalam Aksi Boikot 1932

Black Monday Sepak bola Surabaya identik dengan perjuangan, itulah anggapan umum yang selama ini diamini oleh fans sepak bola kota pahlawan. Pertanyaannya adalah, bagaimana perjuangan itu dilaksanakan dan apa yang membedakan dengan kota-kota lain? Artikel kali ini, kami akan membahas sebuah momen yang dapat memperkuat anggapan tersebut. Sekaligus membedakan definisi perjuangan lewat sepak bola ala…

Rest In Peace, AA Rae Bawa

Tepat pukul 15:30 WIB, sore hari tadi (16/10). Mantan pemain Persebaya dan Niac Mitra, Anak Agung Rae Bawa, di usia 58 tahun berpulang ke Sang Hyang Widhi dengan damai.Jenazah disemayamkan di kamar jenazah RS AL Dr Ramelan Surabaya sebelum diberangkatkan melalui jalur darat ke Bali. “Ada kemungkinan beliau meninggal saat perjalanan dari rumah menuju RS,”…

Yongky Kastanya, Loyalitas Sang Gelandang

13 tahun lamanya bermain untuk Persebaya, tanpa cedera sampai akhir karir. Di posisi yang sangat sentral, gelandang. Bersama kuartet tengah (Aris Sainyakit – Helly Maura – Budi Johannis), 3 kali final Perserikatan dan 1 gelar perserikatan 1987/1988 berhasil diraih. Awal karir Saat menjuarai Kompetisi Perserikatan 87/88 orang lebih mengenal Syamsul Arifin atau Mustaqim, sebetulnya peran…

I Gusti Putu Yasa, The Last Man Standing

“The goalkeeper is the lone eagle, the man of mystery, the last defender. Less the keeper of a goal than the keeper of a dream.” – Vladimir Nabokov Demikian tutur sang novelis Amerika kelahiran Rusia, Vladimir Vladimirovich Nabokov. Belum pernah ada dalam sejarah sepakbola sampai saat ini tercatat nama seorang Kiper yang menjadi pemain terbaik…

Nuryono Haryadi, A Fantastic Captain

Pertandingan yang melelahkan baru saja berakhir, skor 3-2 untuk kemenangan Persebaya. Sebentar lagi Piala Presiden akan diserahkan dan dia berdiri paling depan di barisan diikuti kawan-kawannya. Secara pribadi, piala ini sangat berarti karena di musim lalu melayang ke Semarang. Final kedua dan musim kedua dengan jabatan kapten Persebaya. Sorak sorai kegirangan kala dia mengangkat piala…

QUALITY NEVER GOES OUT OF STYLE (Muharrom Rusdiana, a short story)

Muharrom Rusdiana, sebuah nama yang mungkin asing ditelinga pecinta bola saat ini, tapi jika kita kembali ke belakang. Di era 80-an, nama tersebut tidaklah asing ditelinga. Muharrom Rusdiana adalah anggota skuad golden generation Persebaya yang mampu mengobati 10 tahun dahaga gelar publik bola Surabaya dengan membawa pulang trophy perserikatan. Setahun sebelumnya, tepatnya musim kompetisi 1986/1987, Persebaya sudah sangat dekat…

Maura Hally, Ball Winning Midfielder

Pada kesempatan lalu kami menemui Yongky Kastanya, dari beliau tertinggal satu kalimat pernyataan yang merupakan kunci untuk segera kami cari tahu. “Duet ideal saya dengan hally,kami saling melengkapi.”, itu pernyataannya. Berbekal informasi, melajulah kami menuju timur surabaya, tempat dimana beliau bermukim. Perawakannya masih sehat sama seperti kala bermain di jaman-jaman keemasan,era 80an. Awal Karir, PSAD…

Season Review Stedenwedstrijden 1933 – Big Match

Dua tim kuat Stedenwedstrijden 1933 siap bertanding, persaingan pada babak empat besar di Bandoeng semakin mengerucut pada dua tim, Batavia dan Soerabaia. Sebelumnya Soerabaia sukses menghajar Tegal dengan skor mencolok 6-1. Sedangkan Batavia berhasil mempermalukan tuan rumah Bandoeng dengan skor 5-1, dengan hasil tersebut Batavia sukses membalas kekalahan dari Bandoeng lima bulan sebelumnya (pada babak kualifikasi…

Season Review Stedenwedstrijden 1933 – Laga Mudah Melawan Tegal

Babak empat besar di Bandung, benar-benar menyita perhatian. Fase ini diikuti oleh bond tuan rumah (Bandoeng) yang menjadi juara grup pada babak kualifikasi Jawa Barat diikuti Batavia. Sementara itu, Tegal mampu menyingkirkan bond-bond mapan asal Jawa Tengah lainnya seperti Semarang dan Jogja. Terakhir Soerabaia, seperti biasa, kembali menunjukkan dominasinya di Jawa Timur. Pada 30 April 1933, pertandingan pertama babak 4…